Lifestyle

Penting nya Membangun Relasi Positif Karyawan dengan Atasan

Penting nya Membangun Relasi Positif Karyawan dengan Atasan

Membangun atmosfir yang positif andata karyawan dengan atasan adalah hal yang sangat penting untuk mencapai tujuan perusahaan. Dengan memperlakukan karyawan dengan sewajarnya, mereka akan membantu bisnis perusahaan bergerak lebih besar dan sukses untuk jangka waktu panjang. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk membangun atmosfir positif antar karyawan, seperti hangout bersama, memberikan surprise ulang tahun, atau bahkan sekedar membantu memesankan service AC Terdekat ketika mereka kesusahan mencari penyedia jasa nya.

Maka dari itu, jika suatu perusahaan ingin mencapai target – targetnya, dari jabatan eksekutif sampai karyawan level yang paling bawah harus memiliki hubungan yang sehat dan menjalin komunikasi yang baik. Saat ini, perusahaan terbagi menjadi dua golongan yakni perusahaan korporasi besar dan perusahaan rintisan atau lebih familiar dengan sebutan startup. Keduanya sama – sama badan usaha yang menjalankan suatu bisnis, namun dari segi kultur dan lingkungan memiliki perbedaan besar bagaimana membangun relasi positif antara karyawan dengan atasan.

Perusahaan korporasi besar sebagian besar adalah perusahaan yang sudah berdiri dalam waktu yang sangat lama paling tidak lebih dari 10 tahun. Para pendiri perusahaan dan pejabat eksekutifnya, kebanyakan adalah generasi tua, yang masih berpegang teguh pada nilai – nilai dan budaya kerja lama. Mereka memahami bahwa pentingnya membangun relasi antar karyawan adalah tentang menghormati hierarki organisasi yang sudah tertanam dari dulu. Misalnya, tidak semua orang bisa menemui pejabat eksekutif sembarangan meskipun orang dalam perusahaan, harus melewati berbagai proses untuk membuat janji sebelum akhirnya bisa bertemu. Karyawan junior harus menghormati atasannya, tidak boleh berbicara dengan nada tinggi, memakai bahasa yang sopan, dan harus menaati sopan-santun antara senior dengan junior.

Berbeda sekali dengan startup yang banyak didirikan oleh generasi muda dari millennial dan gen z, yang sudah mengadopsi nilai – nilai baru yang mereka pelajari dengan mudah lewat internet. Banyak dari mereka yang membaca buku – buku inspiratif dan self-development, menonton presentasi dari orang – orang sukses seperti Bill Gates dan Jack Ma, belajar dari mendengarkan podcast, dan hadir dalam acara – acara besar startup baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Secara tidak langsung, penggiat startup belajar bahwa pentingnya membangun relasi yang baik antar tim dengan tidak membatasi diri antara atasan dan karyawan, akan menghasilkan lingkungan kerja yang asyik, seru, dan produktif. Selain itu, bagi startup bertumbuh bersama menjadi hal yang utama, tidak peduli mau atasan maupun bawahan, semua orang menjadi bagian dari perusahaan harus berkolaborasi bersama agar menuju pada kesuksesan.

Contoh lingkungan startup yang menanamkan relasi yang baik antar karyawannya adalah Halo Jasa. Karyawan di Halo Jasa dapat membangun relasi yang baik dengan semua karyawannya karena mereka mau bekerja selaras dan mengesampingkan ego untuk menjunjung tinggi semangat kolaborasi. Salah satu hal yang mereka lakukan demi membangun relasi positif antar karyawan seperti, mereka janjian untuk pesan cuci kendaraan di jam kerja, atau sekedar memesan layanan Halo Fix untuk Service AC di ruangan yang sudah tak dingin lagi.

Korporasi besar dan startup keduanya sama – sama paham betapa pentingnya membangun relasi yang baik antar atasan dan karyawan. Pada akhirnya, hubungan manusia semuanya tentang berkomunikasi. Bagaimana kedewasaan masing – masing karyawan untuk menekan ego demi kesuksesan bersama, ditentukan dari cara komunikasi antar semua orang yang jadi bagian dalam perusahaan tidak peduli pejabat eksekutif, atasan, maupun staff junior. Memiliki lingkungan sehat yang baik dalam perusahaan akan mempengaruhi kesehatan mental setiap karyawan. Mental yang sehat serta pola pikir yang positif dalam bekerja, akan menghasilkan pekerjaan yang produktif bahkan melebihi ekspektasi.