Kesehatan

Tahapan Proses Terjadinya Alergi Pada Anak

Tahapan Proses Terjadinya Alergi Pada Anak

Alergi merupakan reaksi yang muncul karena zat alergen yang dapat memicu alergi mengalami kontak dengan sistem kekebalan tubuh. Dalam proses terjadinya alergi, anak akan mengalami gejala gangguan pencernaan, pernafasan, maupun gangguan pada kulit yang menjadi tanda alergi apalagi setelah mengonsumsi makanan yang mengandung zat alergen. Reaksi tersebut terjadi karena sistem imun anak menganggap bahwa zat yang sebenarnya aman malah dianggap berbahaya.

Proses Terjadinya Alergi

Sistem imun berperan penting dalam menjaga tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Sistem imun akan melawan zat-zat asing yang berbahaya bagi tubuh seperti virus dan bakteri. Namun peran tersebut hanya berlaku pada sistem imun yang sehat. Sistem imun yang tidak sehat tidak dapat mebedakan zat yang sebenarnya tidak berbahaya namun malah menganggapnya sebagai zat asing. Maka dari itu muncullah reaksi alergi terutama ketika seseorang mengonsumsi makanan tertentu.

Sistem imun yang tidak sehat juga tidak dapat mentoleransi kandungan zat tertentu yang ada pada makanan misalnya makanan yang mengandung asam lemak. Padahal, asam lemak dapat mendorong pertumbuhan bakteri baik yang terdapat di dalam saluran pencernaan sehingga pencernaan akan lebih sehat.

Jadi, alergi timbul karena adanya gangguan sistem imun pada tubuh. Gejala alergi bervariasi ada yang hanya gejala ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya setelah berhenti mengonsumsi makanan penyebab alergi. Namun ada juga proses terjadinya alergi yang menimbulkan gejala alergi kronis yang serius sehingga berdampak pada kesehatan jangka panjang. Gejala alergi kronis membutuhkan penanganan yang lebih serius.

Pada anak, alergi yang paling umum terjadi yaitu alergi susu sapi terutama pada anak-anak di bawah usia 1 tahun. Namun biasanya alergi ini akan perlahan berkurang hingga menghilang ketika anak beranjak 3 tahun. Hal ini karena sistem imun tubuh si kecil sudah mulai meningkat dan juga lebih optimal.

Penanganan alergi biasanya berdasarkan gejalanya namun umumnya hanya perlu menghindari makanan penyebab alergi dan gejala akan hilang dengan sendirinya. Untuk melatih sistem imun tubuh, zat alergen yang terkandung pada makanan bisa diberikan sedikit demi sedikit hingga tubuh terbiasa dengan zat alergen tersebut.

Namun ibu juga bisa membawa anak ke dokter anak untuk penanganan alergi yang tepat apabila gejala alergi anak tidak kunjung sembuh. Hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Dokter juga bisa menyarankan hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan agar gejala alergi tidak muncul lagi. Dengan ini maka tumbuh kembang si kecil akan lebih optimal tanpa gangguan yang ditimbulkan karena alergi.

Inilah proses terjadinya alergi yang terjadi pada anak. Apabila anak mengalami alergi susu sapi, biasanya akan disarankan untuk menggantu susu formula susu sapi dengan susu formula tanpa susu sapi misalnya seperti susu kedelai atau susu soya. Nutrilon Royal Soya menandung kedelai yang memang diformulasikan untuk anak yang alergi susu sapi dengan kandungan formula yang dibutuhkan si kecil.